Apa Perbedaan Rough Cut dan Fine Cut?
Rough cut adalah susunan awal potongan gambar sesuai urutan cerita; fine cut adalah versi yang dirapikan — timing presisi, transisi halus, dan detail diperbaiki. Rough cut dulu, baru fine cut.
Perbandingan
| Rough Cut | Fine Cut |
|---|---|
| Fokus pada urutan cerita | Fokus pada ritme dan rasa |
| Potongan masih kasar, durasi longgar | Timing presisi hingga hitungan frame |
| Boleh ada bagian yang "jelek" | Transisi, audio, dan detail sudah rapi |
| Tujuan: cerita utuh dan bisa dinilai | Tujuan: siap masuk color correction dan finishing |
Mengapa Tidak Langsung Rapi dari Awal
Merapikan detail terlalu dini adalah jebakan umum pemula: kamu menghabiskan satu jam menghaluskan transisi, lalu sadar seluruh adegannya harus dibuang. Selesaikan dulu struktur cerita di rough cut — baru investasikan waktu pada detail di fine cut.
Coba Sendiri: Trainer Editing Dasar
Alat InteraktifLatih insting editing lewat efek Kuleshov, jenis-jenis cut, dan aturan 180 derajat.
Materi Gratis: Pengenalan Software Editing
Sering Ditanyakan
Titik ketika susunan gambar dinyatakan final dan tidak diubah lagi. Setelah picture lock, pekerjaan berlanjut ke audio mixing, color correction, dan finishing.
Tidak ada angka baku — biasanya 2–3 putaran. Yang penting setiap putaran punya fokus jelas: struktur dulu, ritme kemudian, detail terakhir.
Istilah Terkait
Bagikan penjelasan ini ke teman sekelasmu
Bagikan ke WhatsApp